Pakar WHO Sebut Booster Vaksin Covid-19 Tak Tepat untuk Lawan Varian Baru

  • Whatsapp
Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss. (Foto Istimewa)

Kabar kurang mengenakkan datang dari organisasi kesehatan dunia atau WHO, terkait dengan keampuhan booster vaksin Covid-19. Apalagi Indonesia saat ini tengah gencar mengkampanyekan dosis booster untuk ketahanan tubuh dari penyakit pandemi ini.

Sejumlah pakar dari WHO menyebut dosis booster vaksin Covid-19 asli bukan strategi yang tepat untuk melawan varian yang muncul seperti Omicron. Mereka menyarankan adanya vaksin baru yang lebih melindungi terhadap penularan Corona.

Bacaan Lainnya

Sebuah kelompok ahli yang dibentuk oleh WHO untuk menilai kinerja vaksin Covid-19 mengatakan hanya memberikan booster sepertinya bukanlah cara terbaik untuk memerangi pandemi.

“Strategi vaksinasi berdasarkan dosis booster berulang dari komposisi vaksin asli tidak mungkin tepat atau berkelanjutan,” kata Kelompok Penasihat Teknis WHO untuk Komposisi Vaksin Covid-19 (TAG-Co-VAC) dalam sebuah pernyataan dikutip dari SCMP, belum lama ini.

Lembaga PBB itu mengatakan mungkin ada kebutuhan untuk memperbarui vaksin yang ada untuk lebih menargetkan varian Covid yang muncul, seperti Omicron yang telah menyebar dengan cepat dan telah terdeteksi di 149 negara.

Mereka menyarankan bahwa pengembang vaksin harus berusaha untuk menciptakan jab yang mampu menginduksi respons imun yang luas, kuat, dan tahan lama untuk mengurangi kebutuhan akan dosis booster selanjutnya.

“Komposisi vaksin COVID-19 saat ini mungkin perlu diperbarui untuk memastikan bahwa vaksin COVID-19 terus memberikan tingkat perlindungan yang direkomendasikan WHO terhadap infeksi dan penyakit oleh VOC (varian yang menjadi perhatian), termasuk Omicron dan varian masa depan,” beber organsiasi tersebut.

 

 

(red)

Pos terkait