Tok! Besaran Zakat Fitrah dan Infaq Bolmong Ditetapkan

Rapat penentuan Zakat Fitrah antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bolmong, Kepala Kantor Kemenag Bolmong, instansi daerah dan ormas Islam. (ist)

BFOX, SULUT – Besaran Zakat Fitrah dan Infaq di bulan suci ramadhan 1442 H/2021 M untuk Kabupaten Bolaang Mongondow telah ditetapkan, Senin (19/4/2021).

Penetapan ini berdasarkan rapat penentuan Zakat Fitrah 1442 H / Tahun 2021 M digelar Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bolmong dengan Kepala Kantor Kemenag, Biro Kesra Setkab Bolmong, Ketua MUI, Dinas Perdagangan, serta perwakilan dari Pengurus Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Penentuan besaran zakat dilakukan dengan memperhitungkan harga bahan pokok (beras) yang umum dikonsumsi masyarakat Bolmong, yakni jenis beras PL dan Serayu, dengan perkiraan harga Rp 10.000 dan Rp 11.000 perkilogram.

Baca Juga:  Siap-siap Bansos Pangan Tahap IV

Dengan demikian, ditetapkan besaran zakat fitrah dari bahan makanan pokok sebesar 2,5 kilogram beras, setara dengan nilai uang Rp 27.500 untuk kelas 1, dan Rp 25.000 untuk kelas 2. Untuk infaq, diputuskan Rp 30.000 per keluarga. Sedangkan Zakat Mal adalah 2,5% x penghasilan bruto setahun bila sudah memenuhi nisab (seharga 85 gram emas), bila belum mencapai nisab maka wajib bagi bersedekah.

Baca Juga:  Lomba ‘Langkadan’ Awali Rangkaian HUT ke-74 RI

Zakat fitrah, Infaq, dan zakat mal  ini akan dikumpulkan melalui UPZ pada masing-masing wilayah, setelah hasil rapat ini disahkan Bupati Bolmong, Yasti Supredjo Mokoagow.

Kepala Kantor Kemenag Bolmong, Drs H Muhtar G Bonde berharap seluruh elemen umat Islam mendukung dan melaksanakan keputusan ini.

Menurutnya sosialisasi perlu dilakukan dengan maksimal kepada umat Islam di Bolmong, tak hanya zakat fitrah dan infaq tetapi juga zakat mal.

Baca Juga:  Reses di Bolmong, Felly Runtuwene Soroti TKA di Conch

Pasalnya selama ini, masyarakat belum banyak yang memahami perihal zakat mal. Bahkan dalam ceramah juga tak banyak dibahas soal ini.

Untuk diketahui, kegiatan ini bertujuan agar perolehan zakat fitrah dapat dikembalikan kepada para mustahiq dan penerima sesuai dengan kaidah syar’i yang masuk dalam 8 asnaf yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang yang terlilit utang), fisabilillah dan ibnu sabil (orang yang sedang dalam perjalanan). (*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY