Dampak Teknologi Terhadap Prilaku Masyarakat

  • Whatsapp

Oleh: Fatur Rahman

 

            Pergaulan merupakan suatu hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain yang memberikan suatu dampak atau pengaruh, baik itu positif maupun negatif. Pergaulan merupakan sesuatu hal yang penting dalam kehidupan bermasyarakat, mengingat setiap manusia tidak bisa hidup atau melakukan sesuatu secara sendiri. Pergaulan juga menjadi cermin pada kepribadian kita masing-masing, maksudnya adalah pergaulan akan mudah membawa sikap atau prilaku kita ke arah yang lebih baik maupun buruk. Apabila pergaulan kita baik maka kita akan berkepribadian baik, begitupun sebaliknya. Sebab hal inilah kita harus berhati-hati dalam memilih pergaulan.

Apabila kita kembali surut atau melihat kebelakang tentang pergaulan, di mana tatakrama dalam pergaulan masih begitu kental terhadap rasa sopan santun sesama manusia. Seperti halnya pergaulan di alam Minangkabau. Masyarakat Minangkabau pada zaman dulu sangat menjunjung tinggi rasa sopan santun terhadap sesama manusia. Hal itu dikarenakan pergaulan sangat berpengaruh besar dalam kehidupan mereka. Pandai dalam mencari pergaulan adalah suatu poin yang paling penting di Minangkabau, sebab sebagian besar masyarakat Minangkabau suka untuk berpergian jauh atau keluar dari daerahnya (merantau).

Orang-orang di Minangkabau, dari dulu sampai sekarang memang suka keluar dari suatu wilayahnya atau merantau. Orang Minangkabau pergi merantau bertujuan untuk mencari perkerjaan di kota-kota besar, hal itu dikarenakan pembangunan dalam wilayah mereka masih belum merata dan peluang untuk mencari pekerjaan masih terbilang sangat sempit. Sebab itulah yang membuat banyak orang-orang Minangkabau pergi merantau, terutama ke pulau Jawa untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Dari kebiasaan orang-orang Minangkabau yang telah mengakar inilah yang membuat mereka harus sangat pandai dan berhati-hati dalam urusan bergaul.

Seperti kata pepatah Minang “dima bumi dipijak, di situ langiak dijunjuang” yang artinya adalah apabila kita pergi ke suatu wilayah, maka kita harus juga pandai untuk berbaur kepada masyarakat di sana, ataupun untuk menghargai suatu budaya, adat istiadat, maupun tradisi yang terdapat pada suatu wilayah tersebut. Karena hal itulah kita mesti pandai dalam mencari pergaulan, karena mungkin saja kita akan berpergian atau merantau ke luar dari wilayah tempat kita tinggal, baik itu untuk mencari pekerjaan maupun pendidikan.

Tetapi pada era teknologi ini, pergaulan seakan-akan telah memudar. Hal itu terjadi karena perkembangan teknologi yang makin hari semakin canggih saja. Kejadian itu bisa kita lihat pada tiap kalangan remaja zaman sekarang. Remaja-remaja pada zaman sekarang lebih condong untuk berdiam diri di dalam rumah, karena mereka lebih suka untuk bermain handphone dan game dibandingkan untuk berbaur kepada kawan-kawan sebayanya. Adapun sebagian sedikit dari mereka yang masih berkumpul di luar rumah, tetapi di saat berkumpul tersebut mereka masih saja asyik dengan handphonenya masing-masing. Sebagian besar manusia seakan-akan tidak bisa terlepas dari pengaruh teknologi, karena teknologi orang-orang bisa acuh terhadap orang lain bahkan dengan keselamatannya sendiri. Sering kita lihat seseorang yang lupa akan waktu dan tempat ketika sedang bermain handphonenya nyaris mengabaikan keselamatan dirinya sendiri.

Pada saat sekarang ini, pergaulan sangat susah untuk kita jumpai, hanya lengang sepi yang selalu datang bertandang setiap hari. Hal itu dikarenakan kebanyakan orang-orang telah malas untuk bersosialisasi, mereka lebih memilih untuk bermain game di handphonenya dibandingkan untuk keluar rumah ataupun untuk berkumpul bersama. Dari sini dapat kita lihat para generasi muda telah susah mengendalikan dirinya untuk lepas dari pengaruh game online yang ada di handphone mereka masing-masing.

Pengurungan diri atau kurangnya bersosialisasi bagi remaja ini bisa saja menjadi masalah untuk kemudian hari. Sebab kurangnya pergaulan akan memberikan dampak yang buruk bagi orang-orang untuk berkembang. Karena setiap seseorang akan berpergian atau keluar dari suatu wilayah tempat mereka tinggal, seperti mencari perkerjaan, mencari pendidikan, atau hal sebagainya. Hal itu telah bersifat mutlak bagi setiap manusia, terutama untuk laki-laki. Laki-laki mau tidak mau pasti akan keluar dari wilayahnya untuk pergi merantau, mengingat kaum laki-laki akan menjadi kepala rumah tangga yang harus siap menafkahi keluarganya.

Apabila kita melihat situasi pergaulan saat sekarang ini, sudah barang tentu kita harus khawatir terhadap para remaja masa kini. Kurangnya pergaulan, mungkin akan menyusahkan mereka untuk berkembang di hari kelak. Mereka bisa saja susah untuk membuka diri terhadap orang-orang asing, dan lebih cenderung untuk berdiam diri dalam sunyi yang berkepanjangan. Dari permasalahan ini seharusnya para remaja harus pandai untuk membagi waktu mereka dalam melakukan sesuatu, mereka tidak boleh semata-mata hanya terpaut kepada handphone dan gamenya masing-masing. Namun mereka harus juga keluar atau mencari pergaulan yang dapat berdampak baik atau positif untuk diri mereka, supaya kemudian hari mereka dapat dengan mudah berbaur dengan orang-orang baru, serta beradaptasi pada wilayah baru tersebut.

 

Fatur Rahman lahir dan besar di Bayang. Pesisir selatan.

Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Andalas

Pos terkait