Kader BMR di Pilgub 2020: JaDi, DjM dan SSL Layak Dijual

(Kiri ke kanan) Jainuddin Damopolii, Djelantik Mokodompit, Sehan Salim Landjar. (foto kolase)

BFOX, SULUT – Pemberitaan Harian BMR FOX (BFOX Media Group) edisi Rabu (17/6/2020) berjudul “SRM Kans Kuat Dampingi VAP” menjadi topik diskusi hangat para tokoh Bolmong Raya (BMR) di salah satu grup aplikasi berbagi pesan, WhatsApp.

Mereka satu suara: kader BMR mesti didukung.

Dalam pemberitaan tersebut, bakal calon Gubernur Sulawesi Utara Vonny Anneke Panambunan (VAP) yang dikabarkan telah mengantongi SK dari Partai NasDem mengemukakan keinginannya berpasangan dengan kader BMR, Siswa Rahmat Mokodongan (SRM) pada Pilgub Sulut 2020.

“Sesuai keinginan dari ibu VAP, beliau menginginkan berpasangan dengan Rahmat Siswa Mokodongan untuk membawa nama Bolmong Raya ke tingkat provinsi,” kata Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem Minahasa Utara, Jaya Marthen Luntungan.

Munculnya nama SRM disyukuri anggota grup. Selain SRM, dalam diskusi tersebut kemudian muncul tiga nama lain kader BMR yang dinilai juga punya nilai jual tinggi untuk bersaing memperebutkan posisi Sulut 02.

Mereka adalah Sehan Salim Landjar (SSL), Djelantik Mokodompit (DjM), dan Jainuddin Damopolii (JaDi). Tiga nama ini, ditambah SRM, disebut merupakan representasi suara masyarakat BMR dan menguntungkan calon gubernur yang meminang salah satu di antara mereka untuk merebut hati pemilih di BMR.

Karena PDI Perjuangan memastikan tetap mempertahankan duet petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK), maka harapan ada di tangan bakal calon gubernur lain, yakni Christiany Eugenia Paruntu (CEP) atau Elly Engelbert Lasut (E2L) untuk meminang kader BMR sebagai duet mereka, selain VAP tentunya.

Baik CEP maupun E2L sendiri juga telah menunjukkan bahwa mereka memperhitungkan suara BMR. Beberapa bulan lalu, keduanya terpantau bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh Mongondow di Kotamobagu, termasuk Delantik dan Jainuddin.

Baca Juga:  Elit Politik dan Tokoh BMR Tiarap di Pilgub Sulut

Hamri Mokoagow, anggota grup WA tersebut, meyakini persaingan di Pilgub akan sangat ketat bila CEP atau E2L berduet dengan salah satu nama di atas. Contohnya, CEP berpasangan dengan SSL atau Jainuddin, atau E2L-Djelantik.

“Kalau diantara pasangan ini, penting salah satu dari BMR. Ini yang bisa tumbangkan ODSK,” tulis Hamri.

Mengenai informasi berkembang bahwa CEP dan E2L yang justru akan berpasangan ditanggapi anggota grup lainnya, Firasat Mokodompit. Menurutnya duet ini sangat mungkin terealisasi, tapi kurang punya nilai jual di pemilih BMR.

“Sangat realistis, Elly-CEP, namun bagi saya pasangan ini tidak memiliki magnit di BMR. Justru jika mungkin dan ini seru jika CEP-SSL, dengan tidak abaikan Djelantik karena beliau dalam gerbongnya Partai Golkar,” ujarnya yang diaminkan beberapa anggota grup.

Djelantik yang juga menjadi anggota grup WA tersebut ikut berkomentar bahwa yang terpenting saat ini adalah bagaimana agar ada kader BMR yang nantinya dipinang menjadi calon cawagub. Siapapun dia, kata mantan Walikota Kotamobagu itu, mesti didukung bersama.

“Torang berharap dengan doa mudah-mudahan kader BMR siapapun dia yang dipinang masuk cawagub wajib didukung,” tulis Djelantik menegaskan. (tsl)

Bagikan ke temanmu
VIAHarian BMR FOX
BAGIKAN

LEAVE A REPLY